Tradisi Pacu Itiak dalam Melestarikan Nilai-Nilai Budaya di Payakumbuh

  • Frea Purnama Universitas Negeri Padang
  • Nurman Nurman Universitas Negeri Padang
Keywords: tradisi, budaya, pacu itiak, masyarakat

Abstract

Tradisi pacu itiak salah satu tradisi yang di gemari oleh masyarakat di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Tradisi ini menimbulkan semacam pembelajaran nilai nilai budaya contohnya nilai kejujuran, patriotisme, persaingan, harmonis, kerjasama dan hiburan, nilai nilai ini berguna untuk dilestarikan. Kenyataannya pengunjung danĀ  masyarakat tidak hanya menikmati lomba Pacu itiak sebagai ajang hiburan tetapi menjadikan lomba Pacu itiak sebagai arena judi dan taruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai nilai tradisi Pacu itiak di kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh kemudian mendeskripsikan kendala-kendala dalam melaksanakan nilai-nilai budaya dalam tradisi Pacu itiak serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk melestarikan nilai-nilai budaya dalam tradisi pacu itiak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian adalah niniak mamak, masyarakat, ketua Porti, Ketua galanggang dan ketua pemuda di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh. Bentuk dari nilai-nilai budaya dalam tradisi pacu itiak ini yaitu nilai harmonis, nilai kekeluargaan, nilai musyawarah dan nilai kompetisi/persaingan. Kendala-kendala dalam tradisi pacu itiak yakni terjadinya konflik antar peserta dan peserta dengan panitia dalam tradisi pacu itiakĀ  dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memaknai nilai-nilai yang terkandung. Upaya yang dilakukan untuk melestarikan nilai-nilai budaya dalam tradisi pacu itiak dengan cara ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian tradisi, menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa tradisi pacu itiak ini merupakan fenomena unik yang patut untuk dijaga kelestariannya dan dipertahankan keasliannya. Penelitian ini menyimpulkan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi pacu itiak sudah terlaksana tetapi belum optimal.

References

Amalia. (2017). Pacuan Kuda Dalam Kajian Sosiologi (Suatu Penelitian di Kabupaten Bener Meriah). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah. Vol2. Nol 2. Page 3
Harum, A. (2013). Analisis Materi Pendidikan dan Nilai-nilai Budaya. diakses tanggal 20 Desember 2018
Lividjaja, K. (2007). Komunikasi Keluarga. Jakarta: Rajawali Press
Purnama. (2014). Daya Tarik Pacu Jawi sebagai Atraksi Wisata Budaya di Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Nasional Pariwisata. Vol. 6.No.1.page2
Rizki. (2015). Kontruksi Makna dalam Upacara Adat Tradisi Pacu Jawi sebagai Kearifan local Kabupaten Tanah Datar Proponsi Sumatera Barat. Jurnal Buana. Vol 2. No 3. Page 4
Soehardi. (2002). Nilai-nilai Tradisi Lisan dalam Budaya Jawa. Jurnal Humaniora. Vol 14. No 3. Page 3
Syani, A. (2007). Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.
Yesika, R. (2017). Nilai-nilai Religius yang Terkandung dalam Tradisi Perkawinan Adat Jawa. Jurnal Simki-padagogia. Vol 01, No 07.page 5
Published
2018-11-30
How to Cite
Purnama, F., & Nurman, N. (2018). Tradisi Pacu Itiak dalam Melestarikan Nilai-Nilai Budaya di Payakumbuh. Journal of Civic Education, 1(2), 174-180. https://doi.org/10.24036/jce.v1i2.183

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>