Peran Pokmaswas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir Pantai di Ampiang Parak Pesisir Selatan

  • Rani Saputri Universitas Negeri Padang
  • Henni Muchtar Universitas Negeri Padang
Keywords: pokmaswas, laskar pemuda peduli lingkungan, wilayah pesisir pantai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kelompok masyarakat pengawas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL), kendala-kendala dalam pelaksanaan perannya, dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dan kelompok  masyarakat LPPL untuk mengatasi kendala-kendala dalam pelaksanaan perannya mengelola wilayah pesisir pantai di Ampiang Parak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data dan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok masyarakat pengawas LPPL dalam pengelolaan wilayah pesisir pantai di Ampiang Parak sudah cukup berperan baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Namun, dalam pelaksanaan peran mengelola wilayah pesisir pantai kelompok masyarakat pengawas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan mempunyai kendala diantaranya adalah dana yang dimiliki masih minim, kualitas sumber daya manusia masih rendah, partisipasi masyarakat dalam kegiatan penyelamatan lingkungan pantai Ampiang Parak masih kurang, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung yang tersedia untuk kegiatan pengelolaan pantai. Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dan kelompok masyarakat pengawas LPPL untuk mengatasi kendala-kendala dalam pelaksanaan peran mengelola wilayah pesisir pantai di Ampiang Parak adalah pembinaan, sosialisasi, pelatihan, memberikan bantuan dana maupun sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

References

Dahuri, Rokhmin, dkk. 2001. Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Nawawi, A. (2013). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Pantai Depok di Desa Kretek Parangtritis. Jurnal Nasional Pariwisata, 5(2), 103-109.
Pratiwi, B. D. (2017). Pariwisata dan Budaya (Studi Peran Serta Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Pariwisata di Kampung Pitu, Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul). E-Societas, 6(8).
Rangkuti, Ahmad Muhtadi, dkk. 2017. Ekosistem Pesisir & Laut Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Siahaya, M. E., Salampessy, M. L., Febryano, I. G., Rositah, E., Silamon, R. F., & Ichsan, A. C. (2018). Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Konservasi Hutan Mangrove Di Wilayah Tarakan, Kalimantan Utara. Jurnal Nusa Sylva, 16(1), 12-17.
Siregar, C. N. (2014). Partisipasi Masyarakat dan Nelayan dalam Mengurangi Pencemaran Air Laut di Kawasan Pantai Manado-Sulawesi Utara. Jurnal Sosioteknologi, 13(1), 25-33.
Soehartono, Irawan. 2008. Metode Penelitian Sosial (Suatu Teknik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung : PT.Remaja Rosdakarya.
Soemarwoto, Otto. 2004. Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan.
Sucipta, M. A., & Solihin, S. (2017). Pengelolaan Pantai Kedonganan sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Berbasis Masyarakat di Desa Kedonganan. SOSHUM: Jurnal Sosial dan Humaniora [Journal of Social Sciences and Humanities], 3(1), 69.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 40/ Permen-KP/ 2014 tentang peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.
Published
2019-12-18
How to Cite
Saputri, R., & Muchtar, H. (2019). Peran Pokmaswas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir Pantai di Ampiang Parak Pesisir Selatan. Journal of Civic Education, 2(5), 324-335. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jce.v2i5.295
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)