Penguatan Civic engagement di Lembaga Pelayanan Sosial

studi Aksi Cepat Tanggap PADANG

  • Ahmad Nasirin Universitas Negeri Padang
  • Isnarmi Isnarmi Universitas Negeri Padang
Keywords: Civic Engagement, pelayanan sosial, ACT

Abstract

Penguatan civic engagement sangat diperlukan karena memiliki aspek yang penting bagi peningkatan sumber daya manusia dan juga memiliki tujuan-tujuan tertentu yang pastinya harus dicapai demi kemajuan suatu perusahaan atau organisasi pelayanan sosial. Penguatan civic engagement dapat dilakukan dengan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan yang dilakukan oleh lembaga organisasi pelayanan sosial ditujukan untuk meningkatkan keterlibatan warga negara. Kegiatan ini biasa dilakukan sesuai dengan kebutuhan para relawan. Kegiatan ini terkait dengan kebiasaan dan keterlibatan warga negara dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Penelitian dilakukan di Lembaga Organisasi Pelayanan Sosial Aksi Cepat Tanggap yang bergerak di bidang non profit. Dalam hal ini, metode penelitian yang digunakan adala metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif yang dimana hasil peneitian akan menjabarkan secara deskriptif mengenai proses dari mulainya ditentukan sasaran pelatihan, kegunaan hingga output dari pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penguatan civic engagement memang terdiri dari hal-hal yang penting, meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraan (civic skills), dan watak atau karakter kewarganegaraan (civic disposition) dijadikan sebagai upaya mengajak khalayak terutama mahasiswa untuk peka terhadap masalah kemanusiaan. Adapun pelaksanaan penguatan keterlibatan warga negara yaitu melalui kegiatan-kegiatan kedermawanan yang dilakukan relawan maupun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Aksi Cepat Tanggap.

References

Abdillah, Fauzi. 2015. Pengembangan Keterlibatan Warga Negara Melalui Penggalangan Dana Online Untuk Memupuk Tanggung Jawab Mahasiswa. Departemen Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Pasca Sarjana UPI. Bandung
Karliani, Eli 2014. ’’Membangun Civic engagement Melalui Model Service Learning Untuk Memperkuat Karakter Warga negara.’’ Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Th. 27, No 2. Hlm 71-78
Komalasari, Kokom 2011.’’Kontribusi Pembelajaran Kontekstual untuk Pengembangan Kompetensi Kewarganegaraan Peserta Didik SMP di Jabar.’’ Mimbar Vol. XXVII, No. 1. Hlm 47-55
Moleong. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya
Syaifullah. 2015. Pemberdayaan Generasi Muda Sebagai Dasar Filosofis Dari Keterlibatan Warganegara (Civic engagement): Tinjauan Tentang Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), dalam “Penguatan Komitmen Komunitas Akademik dalam Memperkokoh Jatidiri PKn”, Bandung : Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia
Gusmadi, Setiawan (2018). keterlibatan warga Negara (civic engagement) dalam penguatan karakter peduli lingkungan. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial.
Sudaryono. 2018. Metodologi Penelitian. Depok : PT. Rajagrafindo Persada
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Vinda & Mudji Rahardjo, 2012. ‘’ Membangun Motivasi Kerja Relawan Di PMI Kota Semarang.’’ Diponegoro Journal Of Management Vol, 1. No 2. Hlm 462-471
Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung : Alfabeta
www.aksicepattanggap.id
Published
2019-01-25
How to Cite
Nasirin, A., & Isnarmi, I. (2019). Penguatan Civic engagement di Lembaga Pelayanan Sosial. Journal of Civic Education, 1(4), 325-332. https://doi.org/10.24036/jce.v1i4.347
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)