Penerapan Etika Komunikasi di Media Sosial

Analisis Pada Grup WhatsApps Mahasiswa PPKn Tahun Masuk 2016 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

  • Febi Afriani Universitas Negeri Padang
  • Alia Azmi Universitas Negeri Padang
Keywords: etika, media sosial, mahasiswa

Abstract

Penelitian  ini  dilatar belakangi  oleh  pentingnya penerapan etika komunikasi di media sosial WhatsApp oleh mahasiswa. Etika komunikasi di media sosial ini terbagi atas tiga poin penting yang harus diterapkan oleh setiap penggunanya termasuk mahasiswa. Tujuan  penelitian  untuk  menganalisis bagaimana penerapan etika komunikasi mahasiswa di media sosial WhatsApp. Penelian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Objek penelitian adalah semua postingan mahasiswa mahasiswa PPKn Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang  tahun masuk 2016 pada media sosial whatsapp grup angkatan 2016 yaitu grup ISP 16, yang meliputi semua teks, audio, video, gambar dan dokumen yang diposting selama bulan maret 2020. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan etika berkomunikasi yang santun dalam menggunakan media sosial dimedia sosial WhatsApps grup oleh mahasiswa PPKN tahun masuk 2016 sudah sangat baik, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil analisis terlihat ketika menyampaikan salam atau sapaan ketika memulai pembicaraan, mengucapkan kata terimakasih setelah mendapatkan informasi dan memberikan respon ketika bertanya. 2) Penerapan etika memberikan informasi secara bijak sangat baik ini hal ini terbukti dari memberikan informasi dari sumber terpercaya, tidak menyebarkan konten yang bersifat pornografi, memberikan informasi positif, tidak mmberikan informasi yang memicu terjadinya konflik, tidak menyebarkan informasi yang bersifat SARA, serta tidak adanya plagiat atas hak kekayan intelektual orang lain. 3) Penerapan etika menghargai privasiorang lain sangat baik penerapanya hal ini dibuktikan tidak adanya menuduh dan menyerang secara pribadi dalam grup, tidak menyebarkan informasi yang sivatnya privasi dan tidak adanya bullying dalam grup.

References

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesi (APJI) (2018). Penetrasi dan Profile Perilaku Pengguna Internet Indonesia. https://apjii.or.id/survei

Dewi, M. S. R. (2019). Islam dan etika bermedia (kajian etika komunikasi netizen di media sosial instagram dalam perspektif islam). Research Fair Unisri, 3(1).

Fahrimal, Y. (2018). Netiquette: Etika Jejaring Sosial Generasi Milenial dalam Media Sosial. Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan, 22(1), 69-78.

Martono, N. (2010). Metode penelitian kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. RajaGrafindo Persada.

Mutiah, T., Albar, I., Fitriyanto, A. R., & Rafiq, A. (2019). Etika Komunikasi dalam menggunakan Media Sosial.

Prasanti, D., & Indriani, S. S. (2017). Etika Komunikasi dalam Media Sosial Bagi Ibu-Ibu PKK di Desa Mekarmukti Kab. bandung Barat (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Etika Komunikasi dalam Media Sosial Bagi Ibu-ibu Pkk di Desa Mekarmukti Kab. bandung Barat). Profetik: Jurnal Komunikasi, 10(1), 21-34.

Rifauddin, M. (2016). Fenomena cyberbullying pada remaja. Khizanah al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, 4(1), 35-44.

Wahyudin, U., & El Karimah, K. (2017). Etika Komunikasi di Media Sosial. PROSIDING KOMUNIKASI, 1(2).

We Are Social. (2019). Internet , Media Sosial, Seluler, dan Prilaku E-Commerce. https://wearesocial.com/global-digital-report-2019

Published
2020-09-06
How to Cite
Afriani, F., & Azmi, A. (2020). Penerapan Etika Komunikasi di Media Sosial. Journal of Civic Education, 3(3), 331-338. https://doi.org/10.24036/jce.v3i3.372