Sikap Masyarakat Terhadap Fenomena Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Nagari Siguntur, Kabupaten Pesisir Selatan

  • Elsa Mulya Agustin UNP
  • Fatmariza Fatmariza Universitas Negeri Padang
Keywords: kekerasan, perempuan dan anak, patriarki, Siguntur

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan sikap masyarakat terhadap kekerasan pada perempuan dan anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian ini di Nagari Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Responden berjumlah 97 orang yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner berupa angket penelitian serta wawancara sebagai pendukung hasil angket penelitian. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS 19. Hasil penelitianmenunjukan bahwa sikap masyarakat terhadap kekerasan yang diukur dari indikator bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab kekerasan, pencegahan/penyelesaian kekerasan antara laki-laki dan perempuan menunjukan hasil yang berbeda. Terlihat bahwa sikap laki-laki lebih baik dari pada sikap perempuan dengan persentase sikap perempuan 65,23% sedangkan laki-laki 65,75%. Dilihat dari indikator bentuk kekerasan yang lebih dikenali dan diketahui masyarakat adalah kekerasan fisik. Sementara itu faktor yang menjadi penyebab utama kekerasan adalah budaya patriaki. Pencegahan dan penyelesaian kekerasan dapat dilakukan dengan mengadakan sosialisasi dan memberikan pendidikan sejak dini kepada anak.

References

UU No 35 Tahun 2014 Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2020 Tentang Perlindungan anak.
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945
UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
UU No 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
Adawiah, R. Al. (2015). Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak. 279–296.
Adiwilaga, R., & Aryanti, R. (2019). IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG OLEH PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK ( P2TP2A ) KABUPATEN BANDUNG. 3(1), 28–38.
Andini, T. M., Sulistyowati, T., Alifatin, A., Sudibyo, R. P., Raya, J., & Email, M. (2019). Identifikasi Kejadian Kekerasan pada Anak di Kota Malang Identification of Violence in Children in Malang City. 2(1), 13–28.
Arifa, F. N. (2019). 13 pencegahan kekerasan melalui pendidikan karakter.
Fatmariza, F., Muchtar, H., Dewi, S. F., Irwan, I., Putra, I., Suasti, Y., & Febriani, R. (2020). Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Masyarakat Nagari Pasie Laweh tentang Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak melalui Penyuluhan. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 2(1), 8-16.
Hasanah, H. (2013). ANAK DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF. 9, 159–178.
Hermawan, H. (n.d.). Metode kuantitatif.
Iii, B. A. B., Penelitian, A. J., & Moleong, L. J. (n.d.). METODE PENELITIAN. 48–60.
Kekerasan, C., Perempuan, T., & Perempuan, K. (2020). KEKERASAN MENINGKAT :
Noer, K. U. (2019). Mencegah Tindak Kekerasan pada Anak di Lembaga Pendidikan. 14(1), 47–66.
Rifa, M. (2019). Kekerasan terhadap Perempuan dalam Ketimpangan Relasi Kuasa : Studi Kasus di Rifka Annisa Women ’ s Crisis Center. 14(2), 175–190. https://doi.org/10.21580/sa.v14i2.4062
Santoso, A. B. (2019). Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) Terhadap Perempuan : Perspektif Pekerjaan Sosial. 10(1), 39–57.
Surtinah, A. N. I., Studi, P., Ilmu, M., Pascasarjana, P., & Surakarta, U. M. (2017). Studi Tentang Efektifitas Hukum Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Di Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Surakarta ( PTPAS ).
Sugiyono, S. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung.
Umriana, A., Fauzi, M., & Hasanah, H. (2016). PENGUATAN HAK ASASI PEREMPUAN DAN KESETARAAN GENDER MELALUI. 12, 41–60.
Published
2021-07-16
How to Cite
Agustin, E., & Fatmariza, F. (2021). Sikap Masyarakat Terhadap Fenomena Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Nagari Siguntur, Kabupaten Pesisir Selatan. Journal of Civic Education, 4(2), 106-113. https://doi.org/10.24036/jce.v4i2.479

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>