Tradisi Mangaku Induak dalam Perkawinan di Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan Kabupaten Solok Selatan

  • Nola Apria Nengsih Universitas Negri Padang
  • Nurman S Universitas Negeri Padang
Keywords: Tradisi, Mangaku Induak, Perkawinan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan mangaku induak dalam perkawinan di Nagari Lubuk Malako. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak pendatang yang merasa keberatan dengan adanya tradisi mangaku induak ini karena biaya dari proses pelaksanaan yang cukup tinggi dan belum termasuk biaya pernikannya nanti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan Triangulas sumber.  Data yang telah diambil tersebut kemudian dianalisis dengan teknis analisis data yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga alur kegiatan yakni reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapat mengenai prosesi pelaksanaan mangaku induak yaitu (1) Prosesi sebelum pelaksanaan, dilakukan dengan mendatangi orang tua dan mamak tempat mangaku induak, mengundang ibu-ibu setempat untuk memasak hidangan yang akan dihidangkan pada malam harinya. (2) Pelaksanaan secara adat dilakukan di rumah orang tua tempat mangaku induak  dengan mengundang masyarakat maupun para pemangku-pemangku adat secara pusako mudo atau disebut juga dengan perkenalan dengan yang muda-muda yang dilakukan digalanggang nan rami bersama pemuda-pemuda Lubuk Malako

References

Andayani Listyawati dan Akhmad Purnama. 2020. “Implementasi Nilai Kesetiakawanan Sosial dalam Tradisi Sewu Ingkung Implementation of Social Solidarity Values in the Sewu Ingkung Tradition”. Jurnal PKS, Vol 19. No 1.

Atikah, Zahratul, dkk. 2019 “Tradisi Malakok dan Implikasinya terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Tambun Ijuak Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota”.Journal of Civic Education (ISSN: 2622-237X). Vol 2. No 5.

Eriyanti, Fitri.2007. “Malakok: Suatu Mekanisme Pendamai Ala Minangkabau”. Jurnal DEMOKRASI. Vol VI. No 2.

Eriyanti, Fitri.2016 “Malakok : Multicultural Concepts Based On Local Wisdow In Minangkabau Community. Jurnal Integration and Interconnection of Sciences “The Reflection of Islam Kaffah”.

Sefriyono. 2015. “MALAKOK: Model Menegosiasikan Keragaman bagi Etnis Nias-Kristen dan Minangkabau-Islam di Kabupaten Padang Pariaman”. Jurnal Penelitian & Pengabdian. Vol 3. No 2.

Syafyahya, Leny, dkk. 2016. “Malakok sebagai Dasar Integrasi oleh Etnis Minangkabau di Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatra Barat”. Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra. Vol 13. No 2.

Yusrizal., Darfian Petra., & Nurharmi. 2016. “Tradisi Mangaku induak dan Manimbang Salah dalam Perkawinan di Nagari Taratak Baru Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung”. Jurnal FKIP. Universitas Bung Hatta. Vol 5. No 11

Published
2021-08-20
How to Cite
Nengsih, N., & S, N. (2021). Tradisi Mangaku Induak dalam Perkawinan di Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan Kabupaten Solok Selatan. Journal of Civic Education, 4(2), 137-142. https://doi.org/10.24036/jce.v4i2.517